BANDUNG, 21 Januari 2026 — Perjalanan kelembagaan Lembaga Sertifikasi Profesi Teknik Tambang Indonesia (LSP TTI) memasuki babak baru. Berawal dari Lembaga Sertifikasi Profesi Tenaga Teknik Indonesia yang berdiri pada tahun 2012, lembaga ini kemudian bertransformasi menjadi LSP Teknik Tambang Indonesia pada tahun 2024, dengan fokus pada penguatan rumpun dan kompetensi profesi di sektor pertambangan
Dua tahun setelah transformasi tersebut, LSP TTI kembali mencatatkan tonggak penting melalui peresmian kantor operasional baru di Ruko Kiara Artha Business Center B-12, Kota Bandung, pada Rabu, 21 Januari 2026. Mengusung momentum “New Office Opening”, kehadiran kantor baru menjadi penanda semakin kuatnya kemandirian kelembagaan sekaligus kesiapan LSP TTI untuk terus mengembangkan kapasitas dan kualitas layanan sertifikasi kompetensi.
Transformasi dari LSP Tenaga Teknik Indonesia menjadi LSP Teknik Tambang Indonesia merupakan bagian dari langkah strategis untuk membangun fokus kelembagaan yang lebih spesifik dan mendalam. Dengan penguatan rumpun kompetensi di sektor pertambangan, LSP TTI diarahkan untuk semakin mampu menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan memiliki standar kompetensi yang sesuai dengan perkembangan sektor pertambangan
Peresmian kantor baru menjadi momentum penting dalam perjalanan tersebut. Kehadiran kantor operasional secara mandiri tidak hanya memberikan dukungan terhadap aktivitas kelembagaan dan pelayanan sertifikasi, tetapi juga merepresentasikan proses penguatan organisasi yang telah dibangun secara bertahap sejak tahun 2012.
Peresmian Kantor Menandai Babak Baru LSP TTI
Peresmian kantor ditandai dengan seremoni yang dilakukan bersama oleh TB. Edie Trisna R., S.E., M.M., M.B.A., Ketua LSP Teknik Tambang Indonesia; Edi Mulyana, S.T., M.T., Ketua Pengarah LSP Teknik Tambang Indonesia; serta Miftakul Aziz, S.H., M.H., Anggota Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Kehadiran unsur BNSP dalam momentum tersebut semakin memperkuat arti penting peresmian kantor baru bagi perjalanan LSP TTI. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menegaskan komitmen terhadap penguatan tata kelola, kualitas pelayanan, serta kredibilitas pelaksanaan sertifikasi kompetensi.
Bagi LSP TTI, kantor baru bukan semata-mata fasilitas operasional. Keberadaannya merupakan bagian dari upaya membangun kelembagaan yang semakin mandiri, profesional, dan berkelanjutan. Kantor tersebut diharapkan menjadi ruang yang mendukung peningkatan produktivitas, koordinasi, pelayanan, serta pengembangan program sertifikasi dan kompetensi di bidang pertambangan.
Dukungan Keluarga Besar ASTTI
Momentum “New Office Opening” turut dihadiri oleh unsur kelembagaan ASTTI, mulai dari Dewan Penasehat, Dewan Pengawas, Dewan Etik, hingga Dewan Pengurus Lengkap DPP ASTTI.
Hadir pula perwakilan DPD ASTTI dari 13 provinsi, yaitu Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, D.I. Yogyakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Bengkulu.
Selain itu, hadir pimpinan lembaga internal DPP ASTTI, yaitu LSP TTI, LSP-AsTI, LPKTI dan LSP LPKTI.
Kehadiran jajaran ASTTI dari berbagai tingkatan dan wilayah tersebut mencerminkan dukungan serta semangat kebersamaan dalam memperkuat ekosistem kelembagaan ASTTI. Sinergi antarlembaga di lingkungan ASTTI diharapkan dapat terus dikembangkan, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan daya saing tenaga teknik di Indonesia.
Memperkuat Fokus Kompetensi Sektor Pertambangan
Dengan transformasi kelembagaan pada tahun 2024, LSP TTI kini memiliki fokus yang lebih terarah pada pengembangan dan sertifikasi kompetensi dalam rumpun sektor pertambangan.
Fokus tersebut menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan industri pertambangan yang terus berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi yang terukur, profesional, serta mampu memenuhi tuntutan standar kerja dan perkembangan teknologi.
Kehadiran kantor baru diharapkan semakin mendukung LSP TTI dalam menjalankan fungsi tersebut. Dengan kelembagaan yang semakin mandiri, sarana operasional yang lebih representatif, serta dukungan jejaring ASTTI di berbagai daerah, LSP TTI memiliki ruang yang lebih besar untuk memperluas pelayanan dan membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
New Office, New Spirit
Rangkaian kegiatan peresmian kemudian dilanjutkan dengan office tour, memberikan kesempatan kepada para tamu undangan untuk meninjau secara langsung fasilitas dan ruang kerja di kantor baru LSP TTI.
Suasana kebersamaan berlanjut dengan perjalanan menggunakan Bandros, kendaraan ikonik Kota Bandung, menuju lokasi jamuan makan malam di Gubug Makan Mang Engking, Kiara Artha Park. Rangkaian kegiatan ditutup dengan gala dinner dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Bagi LSP TTI, “New Office Opening” bukan sekadar seremoni peresmian sebuah kantor baru. Momentum ini menjadi simbol dari perjalanan transformasi dan kemandirian kelembagaan yang terus dibangun sejak tahun 2012.
Berawal sebagai LSP Tenaga Teknik Indonesia, kemudian bertransformasi menjadi LSP Teknik Tambang Indonesia pada tahun 2024, LSP TTI kini memasuki fase baru dengan fokus yang semakin kuat pada pengembangan rumpun dan kompetensi sektor pertambangan.
Dengan semangat “New Office, New Spirit”, LSP TTI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola, memperluas jejaring kerja sama, serta memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan tenaga teknik yang kompeten, profesional, dan berdaya saing.
Peresmian kantor baru ini sekaligus menjadi penanda bahwa perjalanan LSP TTI tidak berhenti pada pencapaian yang telah diraih, tetapi menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh dalam memperkuat peran dan kontribusinya bagi pengembangan kompetensi sumber daya manusia Indonesia, khususnya di sektor pertambangan.


